Tampilkan postingan dengan label dakwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dakwah. Tampilkan semua postingan

ANAKMU MENGENALKAN SIAPA DIRIMU....................!!

Label:


① Jika anakmu BERBOHONG Itu krn engkau MENGHUKUMNYA terlalu BERAT.

② Jika anakmu TDK PERCAYA DIRI Itu krn engkau TDK MEMBERI dia SEMANGAT.

③ Jika anakmu KURANG BERBICARA Itu krn engkau TDK MENGAJAKNYA BICARA.

④ Jika anakmu MENCURI Itu krn engkau TDK MENGAJARNYA MEMBERI.

⑤ Jika anakmu PENGECUT Itu krn engkau selalu MEMBELANYA.

⑥ Jika anakmu TDK MENGHARGAI ORG LAIN Itu krn engkau BERBICARA TERLALU KERAS kpdnya.

⑦ Jika anakmu suka MARAH² Itu krn engkau KURANG MEMUJINYA.

⑧ Jika anakmu SUKA BERBICARA PEDAS Itu krn engkau TDK BERBAGI dengannya.

⑨ Jika anakmu SUKA MENGASARI org lain Itu krn engkau SUKA MELAKUKAN KEKERASAN terhadapnya.

⑩ Jika anakmu LEMAH Itu krn engkau SUKA MENGANCAMNYA.

⑪ Jika anakmu CEMBURU Itu krn engkau MENELANTARKANNYA.

⑫ Jika anakmu MENGGANGGUMU Itu krn engkau KURANG MENCIUM atau MEMELUKNYA.

⑬ Jika anakmu TDK MEMATUHIMU Itu krn engkau MENUNTUT TERLALU BANYAK padanya.

⑭ Jika anakmu TERTUTUP Itu krn engkau TERLALU SIBUK.

8 nasihat untuk PARA LELAKI.....................

Label:


1. Kakek berkata, hargai istrimu sebagaimana engkau menghargai ibumu, sebab istrimu juga seorang ibu dari anak-anakmu.

2. Jika marah boleh tidak berbicara dengan istrimu, tapi jangan bertengkar dengannya (membentaknya, mengatainya, memukulnya).

3. Jantung rumah adalah seorang istri. Jika hati istri mu tidak bahagia, maka seisi rumah akan tampak seperti neraka (tidak ada canda tawa, manja, perhatian). Maka sayangi istrimu agar dia bahagia dan kau akan merasa seperti di surga.

4. Besar atau kecil gajimu, seorang istri tetap ingin diperhatikan. Dengan begitu, maka istrimu akan selalu menyambutmu pulang dengan kasih sayang.

5. dua orang yang tinggal 1 atap (menikah) tidak perlu gengsi, bertingkah, siapa menang siapa kalah. Karena keduanya bukan untuk bertanding melainkan teman hidup selamanya.

6. Di luar banyak wanita idaman melebihi istrimu. Namun mereka mencintaimu atas dasar apa yang kamu punya sekarang, bukan apa adanya dirimu. Saat kamu menemukan masa sulit, maka wanita tersebut akan meninggalkanmu dan punya pria idaman lain di belakangmu.

7. Banyak istri yang baik. Tapi di luar sana banyak pria yang ingin
mempunyai istri yang baik dan mereka tidak mendapatkannya. Mereka akan menawarkan perlindungan terhadap istrimu. Maka jangan biarkan istrimu meninggalkan rumah karena kesedihan, Sebab ia akan sulit sekali untuk kembali.

8. Ajarkan anak laki-lakimu bagaimana berlaku terhadap ibunya, sehingga kelak mereka tahu bagaimana memperlakukan istrinya.

Subhanallah, nasehat-nasehat seperti ini sangat berguna bagi hidup kita. "Like Share Artikel ini, siapapun anda, mudah-mudahan pahala dari Allah SWT dilimpahkan kepada anda.

"DOSA YG DAPAT MERUSAK PERNIKAHAN" :

Label:

A. Suami :
1. Suami tdk berfungsi menjadi pemimpin dgn baik akibatnya saling melukai.
2. Suami gagal menjadikan Istri nomer satu dlm hidupnya.
3. Suami membandingkan Istri dgn wanita lain.
4. Suami kurang disiplin mengontrol emosi dan kebiasaan buruk.
5. Suami gagal memuji hal-hal kecil dari Istri.
6. Suami menolak pendapat Istri.
7. Suami tdk pernah minta maaf.

B. Istri :
1. Istri tdk menghargai Suami sbgai otoritas.
2. Istri gagal menundukan diri kpd Suami.
3. Istri gagal menampilkan kecakapan manusia batiniah.
4. Istri gagal menunjukan rasa syukur kpd Suami.

Kebutuhan seorang Suami :
1. Sex.
2. Istri sbgai sahabat.
3. Rumah yg rapi.
4. Istri yg menarik
5. Saling menghargai.

Kebutuhan seorang Istri :
1. Kasih dan penghargaan.
2. Diajak bicara.
3. Jujur dan terbuka.
4. Keuangan yang cukup.
5. Komitmen thdp keluarga.

Ingat..
Kepala keluarga yg berhasil dlm keluarga maka keberhasilan yg lain akan mengikuti,
Kepala keluarga yg gagal dlm keluarga maka kegagalan lain akan mengikuti.

Kebahagiaan perkawinan membutuhkan perjuangan yg tidak kenal lelah, dan membutuhkan kehadiran dan pertolongan Allah.

Berbahagialah mereka yang benar-benar menikmati hidup rumah tangga yg rukun dan damai, meskipun itu harus diperoleh dgn cucuran air mata.
Belaian tangan suami adalah emas bagi istri.
Senyum manis sang istri adalah permata bagi suami.
Kesetiaan suami adalah mahkota bagi istri.
Keceriaan istri adalah sabuk di pinggang suami.

Perbaikilah apa yg bisa diperbaiki sekarang sebelum terlambat. Cintailah pasangan yg telah dipilih-Nya untukmu

Bagi yg belum Menikah, ini bisa menjadi bekal kelak bila anda menghadapi hidup Pernikahan..

Atas nama cinta

Label:

Wahai wanita, atas nama cinta, jangan sekali-kali engkau serahkan mahkota kegadisanmu sebelum Akad Nikah resmi terucapkan.

Wahai lelaki, atas nama cinta, jangan kau minta dan paksa wanita yang engkau cintai untuk melakukan hal yang belum semestinya.

Atas nama cinta, kalian manis berkata. Tapi sesungguhnya, itu hanyalah nafsu belaka yang berbicara.

Atas nama cinta kalian lakukan dosa, setelah terjadi hanya sesal dan air mata yang akan tersisa.

Jika engkau benar saling mencinta, tentulah kalian saling menjaga.

Ingatlah, hanya dengan sebuah ikatan sumpah suci atas Nama Allah, barulah kalian halal bercumbu mesra.

Itulah sumpah di atas cinta yang sebenarnya.

menegur untuk Nahi Munkar

Label:

Dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits, terdapat banyak contoh cara menegur orang salah atau mendidik orang, dengan cara indah. Di antaranya teguran Allah yang dilontarkan pada pertengahan bulan Syawal tahun tiga Hijriyah, yaitu setelah Perang Uhud yang bersejarah. Teguran indah ini di alamatkan secara khusus pada Jabir bin Abdillah dan keluargnya yang terdiri dari dua golongan, yang keberanian mereka kurang:

إِذْ هَمَّتْ طَائِفَتَانِ مِنْكُمْ أَنْ تَفْشَلَا وَاللَّهُ وَلِيُّهُمَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌ فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ [آل عمران/122، 123].

Artinya:

Ketika itu dua golongan dari kalian telah sengaja mengecut, padahal Allah kekasih dua golongan tersebut.[1] Dan hendaklah orang-orang iman bertawakkal pada Allah! Padahal niscaya sungguh Allah telah menolong kalian di dalam Perang Badar ketika kalian dalam keadaan hina![2] Maka takutlah Allah! Agar kalian bersyukur!.”

Kiranya tidak ada teguran yang lebih indah daripada teguran melalui dua ayat di atas. Bagi Jabir bin Abdillah dan keluarganya teguran tersebut pasti terukir di dinding hati mereka dan takkan dilupakan sepanjang hidup mereka. Bahkan teguran tersebut menjadi hiburan yang selalu diingat-ingat setiap saat.

Bukhari meriwayatkan pernyataan Jabir berkenaan ayat tersebut: صحيح البخاري - (ج 12 / ص 446)

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ ابْنِ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ فِينَا { إِذْ هَمَّتْ طَائِفَتَانِ مِنْكُمْ أَنْ تَفْشَلَا } بَنِي سَلِمَةَ وَبَنِي حَارِثَةَ وَمَا أُحِبُّ أَنَّهَا لَمْ تَنْزِلْ وَاللَّهُ يَقُولُ { وَاللَّهُ وَلِيُّهُمَا }.

Arti (selain isnad)nya:

Dari Jabir RA: “Ayat ini (إِذْ هَمَّتْ طَائِفَتَانِ مِنْكُمْ أَنْ تَفْشَلَا/Ketika itu dua golongan dari kalian telah sengaja mengecut (dan seterusnya)), turun mengenai kami keluarga Bani Salimah dan Bani Charitsah. Namun saya justru tidak senang jika ayat tersebut tidak diturunkan. Keadaan Allah (saat itu) berfirman ‘padahal Allah kekasih dua golongan tersebut (وَاللَّهُ وَلِيُّهُمَا)’.”



Kesimpulan:

Pastikan orang yang ditegur atau dididik tahu bahwa kita berniat baik dan cinta atau perhatian padanya.
Hargailah atu berilah penghargaan pada orang yang ditegur atau dididik tersebut. Pernyataan, “Saya senang berteman dengan kau. Saya merasa beruntung bisa bersalaman dengan kau,” termasuk penghargaan.
Sampaikan pesan dengan bahasa yang indah dan singkat. Kecuali jika dia ingin penjelasan yang lebih panjang.
Pesan indah terkadang tidak diterima karena waktu dan keadaan saat penyampaian, kurang tepat.
Menyampaikan ajaran atau anjuran dengan tutur kata yang indah termasuk ajaran dari Allah, Rasulillah SAW, dan para sahabat nabi SAW.

Menjaga PERGAULAN

Label:

Usaha tuk tetap dalam keimanan salah satunya adalah menjaga pergaulan,
Barang siapa yg bergaul dgn 8 Golongan maka Alloh akan menambah 8 perkara pd orang itu :
  1. Org yg bergaul dgn org Kaya, mk Alloh akan menambah orang itu pd Cinta Dunia & senang dunia.
  2. Org yg bergaul dgn org'' fakir, mk Alloh akan menambah Syukurnya & Ridhonya thdp apa'' pemberian Alloh.
  3. Org yg bergaul dg pemimpin/imam, mk Alloh akan menambah hatinya keras dan Sombong
  4. Org yg bergaul dg perempuan, mk Alloh akan menambah bodoh & syahwat
  5. Brg syp yg bergaul dg anak kecil, maka tambah senang Lahan & Bercanda
  6. Org yg pergaulannya dg org2 fasiq/tdk thoat, mk akan tambah berani berbuat dosa, suka maksiat & menunda'' tobat
  7. Org yg bergaul dgn org'' Sholih itu akan tambah senang dlm kethoatan
  8. Org yg bergaul dgn para ulama itu akan bertambah ilmunya & bertambah mutawariknya.

Everytime to Thanks Allah

Label:

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di
pekarangan sendiri.

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …

Thanx Friend.


URI to TrackBack this entry is: http://ferdykrugie.blogsome.com/2007/04/24/29/trackback/>

Everytime to Thanks Allah

Label:

Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di
pekarangan sendiri.

Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.

Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan .
Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?

Bersyukurlah !
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar .

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit .
Karena Di masa itulah kamu tumbuh …

Bersyukurlah !
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu .
Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang .

Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru .
Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu .

Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat .
Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga .

Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih .
Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan .

Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal baik…
Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa surut…
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif …
Temukan cara bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu …

Thanx Friend.


URI to TrackBack this entry is: http://ferdykrugie.blogsome.com/2007/04/24/29/trackback/>

Cara beribadah karena Allah

Label:

  • Niatnya ditata sebelum beribadah
  • Waktu beramal niatnya juga harus dijaga
  • Setelah selesai beramal, niatnya juga harus dijaga.

HARTA DUNIA ITU DITINGGAL TIDUR LUPA

DAN DITINGGAL MATI JUGA TIDAK DIBAWA,,,

"Dan tidaklah kehidupan dunia ini kecuali kesengangan yang menipu" (QS.Al-A'raf : 185)

Manusia hidup di dunia ini hanya sebentar (dalam bhs jawa diistilahkan "mampir ngombe" karena sangat sebentarnya), seperti yang kita tahu saat bayi Dilahirkan pasti akan dikumandangkan adzan bagi bayi tersebut,,, dan apabila ada orang yang Meninggal maka akan di sholatkan. Itulah tanda singkatnya kita mengarungi hidup di dunia ini, hanya menunggu waktu antara Adzan dan Sholat,,, Marilah kita gunakan waktu yang amat singkat ini untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT, lebih memahamkan diri dalam agama, lebih menjaga niat saat beribadah, lebih sabar dalam menghadapi cobaan dan lebih merasa diawasi oleh Allah SWT. Semoga kita tidak menjadi orang-orang yang merugi,,,, Dan menjadi orang yang beruntung dengan menjadi Ahli Surga,,,, :)

4 Roda Berputar

Label:

Dalam menetapi agama ini ada 4 rota berputar yang harus diamalkan supaya bisa saling membantu, saling surga mensurgakan dan saling menjaga agar tidak terjerumus ke Api neraka, yaitu :

  1. Yang belum bisa diajari
  2. Yang tidak mampu harus dibantu
  3. Yang lupa harus diingatkan
  4. Yang salah harus dinasehati dan diarahkan untuk bertaubat.

Semoga kita bisa mengamalkan 4 roda berputar ini dan kita bersama-sama masuk surga selamat dari neraka,, amiiiin,,,,,,,,,

DOA

Label:

SYARAT DOA DIKABULKAN
  1. Yakin
  2. Khusyu
  3. Tidak tergesa-gesa (sabar)

CARA ALLAH MENGABULKAN DOA

  1. Langsung diberikan di Dunia
  2. Diganti dengan yang lebih baik
  3. Ditunda sampai di Akherat

KEUTAMAAN SHOLAT MALAM

  1. Lebih dekat dengan Allah
  2. Menolak kejelekan-kejelekan
  3. Sehat
  4. Allah memberikan kefadholan daripada orang lain

WAKTU-WAKTU MUSTAJAB

  1. Setelah sholat wajib
  2. Antara adzan dan iqomah
  3. Antara 2 khutbah Jum'at
  4. Setelah membaca Al-Quran
  5. Dalam perjalanan
  6. Doa orang tua terhadap anaknya
  7. Doa imam/pemimpin yang Adil
  8. Doanya orang yang teraniaya
  9. Doa 1/3 malam yang akhir

6 Kunci Berbusana Muslim

Label:


Anda bisa tetap bermain-main dengan fashion namun tetap syar’I dalam berbusana muslim. Galilah ide berbusana dari berbagai sumber. Saat ini banyak sekalifashion blogger khusus busana muslim, yang menampilkan berbagai inspirasi berbusana muslim yang stylish. Coba cek: www.hijabstyle.co.uk, hijabscarf.blogspot.com, dan www.stylecovered.com. Buktikan kalau berbusana muslim juga bisa terlihat keren!

Dos
Miliki senjata andalan
Manset dan kardigan adalah senjata andalan wanita berjilbab. Manset bisa membuat blus atau dress lengan pendek Anda terpakai. Beli manset dengan kualitas baik, dengan begitu manset tidak cepat rusak meskipun Anda memakainya berkali-kali.

Kardigan juga berfungsi sama seperti manset. Hanya saja kardigan bermodel baggy dapat menolong Anda menyembunyikan bentuk tubuh Anda dari busana ketat. Pastikan Anda mempunyai manset dan kardigan berbagai warna sehingga Anda bisa mencocokkannya dengan busana Anda.

Bermain kerudung
Memakai jilbab ala siswi sekolah adalah gaya paling aman untuk Anda kenakan. Namun, apakah Anda tidak bosan bergaya begitu terus-menerus? Coba gaya jilbab lain seperti gaya turban atau jilbab Turki. Anda pasti akan terkejut dengan hasilnya. Saat ini kerudung Paris sedang jadi favorit, namun Anda juga bisa mengenakan syal atau scarf bermotif sebagai pengganti kerudung Anda untuk sensasi yang berbeda.

Matching-kan dengan sikap
Aksesori seorang muslimah yang baik adalah tingkah lakunya. Mengenakan busana muslim namun bersikap tidak islami hanya akan merusak penampilan Anda secara keseluruhan. Tidak peduli seberapa kerennya Anda, orang akan menilai Anda dengan buruk. Jadilah representasi yang baik dari seorang muslim, berpakaian islami dan bertingkah laku islami.

Don'ts
Ketat dan transparan
Masih banyak orang mengenakan pakaian tertutup namun begitu ketat sehingga lekuk tubuhnya jelas terlihat. Ada juga yang memakai busana berbahan transparan. Inti dari berbusana muslim adalah menutupi tubuh Anda dengan baik. Berpakaian serba tertutup namun ketat jelas bisa menimbulkan kesan seksi. Kalau Anda ingin terlihat seksi saat mengenakan busana muslim, Anda salah kaprah!

Terlihat kacau
Banyak orang berusaha memaksimalkan busana lamanya agar tetap bisa dipakai saat mereka berjilbab. Hal ini tidak salah, namun seringkali padu padan yang mereka buat jadi terlihat “maksa”. Rok midi Anda jelas tidak bisa dipakai lagi, jadi Anda tidak perlu repot-repot menumpuknya dengan legging ataupun celana, karena Anda akan terlihat kacau ketika melakukannya. Begitu juga dengan gaun midi Anda. Lebih baik Anda memotong dress itu di atas lutut sehingga Anda bisa memperlakukannya sebagai blus. Kecuali dress midi Anda bermodel lurus dan baggy, ya!

Mengenakan bergo saja
Banyak orang memilih mengenakan bergo saja untuk beraktivitas, namun sebenarnya hal ini adalah kesalahan. Memakai bergo saja membuat Anda terlihat malas. Bahkan, sifat bergo yang ketat melekat, membuat bentuk kepala beberapa orang jadi terlihat buruk. Hakikatnya bergo diciptakan untuk dalaman agar jilbab Anda terlihat rapi. Jadi, Anda tetap harus menumpuknya dengan kerudung atau kain lain.[kompas.com]

Perjalanan Imam Bukhari

Label:



Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari

Imam Bukhari lahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari, namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. Beliau lahir pada hari Jumat, tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Kakeknya bernama Bardizbeh, turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. Tapi orangtuanya, Mughoerah, telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman el-Ja’fiy. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Di samping menjadi anak yatim, juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir, beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Ibunya senantiasa berusaha dan berdo’a untuk kesembuhan beliau. Alhamdulillah, dengan izin dan karunia Allah, menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total.

Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits, hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.

Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia, yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah, Damaskus dan Bagdad. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari, al-Durdjani, al-Bairuni dan lain-lain, juga dilahirkan di Asia Tengah. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia), namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya “Islam in the Sivyet Union” (New York, 1967), pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia, Pakistan, India dan Cina.


Keluarga dan Guru Imam Bukhari

Bukhari dididik dalam keluarga ulama yang taat beragama. Dalam kitab As-Siqat, Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yang wara’ dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu), terlebih lebih terhadap hal-hal yang sifatnya haram. Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki dan merupakan mudir dari Imam Malik, seorang ulama besar dan ahli fikih. Ayahnya wafat ketika Bukhari masih kecil.

Perhatiannya kepada ilmu hadits yang sulit dan rumit itu sudah tumbuh sejak usia 10 tahun, hingga dalam usia 16 tahun beliau sudah hafal dan menguasai buku-buku seperti “al-Mubarak” dan “al-Waki”. Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili, ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara. Pada usia 16 tahun bersama keluarganya, ia mengunjungi kota suci Mekkah dan Madinah, dimana di kedua kota suci itu beliau mengikuti kuliah para guru-guru besar ahli hadits. Pada usia 18 tahun beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien).

Bersama gurunya Syekh Ishaq, beliau menghimpun hadits-hadits shahih dalam satu kitab, dimana dari satu juta hadits yang diriwayatkan oleh 80.000 perawi disaring lagi menjadi 7275 hadits. Diantara guru-guru beliau dalam memperoleh hadits dan ilmu hadits antara lain adalah Ali bin Al Madini, Ahmad bin Hanbali, Yahya bin Ma’in, Muhammad bin Yusuf Al Faryabi, Maki bin Ibrahim Al Bakhi, Muhammad bin Yusuf al Baykandi dan Ibnu Rahwahih. Selain itu ada 289 ahli hadits yang haditsnya dikutip dalam kitab Shahih-nya.

Kejeniusan Imam Bukhari

Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi, yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail. Kakak sang Imam ini menuturkan, pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. Tidak seperti murid lainnya, Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. Ia sering dicela membuang waktu karena tidak mencatat, namun Bukhari diam tak menjawab. Suatu hari, karena merasa kesal terhadap celaan itu, Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka, kemudian beliau membacakan secara tepat apa yang pernah disampaikan selama dalam kuliah dan ceramah tersebut. Tercenganglah mereka semua, lantaran Bukhari ternyata hafal di luar kepala 15.000 hadits, lengkap dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat.

Ketika sedang berada di Bagdad, Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau. Dalam pertemuan itu, 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari. Ternyata hasilnya mengagumkan. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing-masing hadits yang salah tersebut, lalu mengoreksi kesalahannya, kemudian membacakan hadits yang benarnya. Ia menyebutkan seluruh hadits yang salah tersebut di luar kepala, secara urut, sesuai dengan urutan penanya dan urutan hadits yang ditanyakan, kemudian membetulkannya. Inilah yang sangat luar biasa dari sang Imam, karena beliau mampu menghafal hanya dalam waktu satu kali dengar.

Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits, Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain, yakni olahraga. Ia misalnya sering belajar memanah sampai mahir, sehingga dikatakan sepanjang hidupnya, sang Imam tidak pernah luput dalam memanah kecuali hanya dua kali. Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yang mendorong dan menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah dan alat-alat perang lainnya.


Karya-karya Imam Bukhari

Karyanya yang pertama berjudul “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa-peristiwa Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien). Kitab ini ditulisnya ketika masih berusia 18 tahun. Ketika menginjak usia 22 tahun, Imam Bukhari menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama-sama dengan ibu dan kakaknya yang bernama Ahmad. Di sanalah beliau menulis kitab “At-Tarikh” (sejarah) yang terkenal itu. Beliau pernah berkata, “Saya menulis buku “At-Tarikh” di atas makam Nabi Muhammad SAW di waktu malam bulan purnama”.

Karya Imam Bukhari lainnya antara lain adalah kitab Al-Jami’ ash Shahih, Al-Adab al Mufrad, At Tharikh as Shaghir, At Tarikh Al Awsat, At Tarikh al Kabir, At Tafsir Al Kabir, Al Musnad al Kabir,

Kitab al ‘Ilal, Raf’ul Yadain fis Salah, Birrul Walidain, Kitab Ad Du’afa, Asami As Sahabah dan Al Hibah. Diantara semua karyanya tersebut, yang paling monumental adalah kitab Al-Jami’ as-Shahih yang lebih dikenal dengan nama Shahih Bukhari.

Dalam sebuah riwayat diceritakan, Imam Bukhari berkata: “Aku bermimpi melihat Rasulullah saw., seolah-olah aku berdiri di hadapannya, sambil memegang kipas yang kupergunakan untuk menjaganya. Kemudian aku tanyakan mimpi itu kepada sebagian ahli ta’bir, ia menjelaskan bahwa aku akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan dari hadits-hadits Rasulullah saw. Mimpi inilah, antara lain, yang mendorongku untuk melahirkan kitab Al-Jami’ As-Sahih.”

Dalam menghimpun hadits-hadits shahih dalam kitabnya tersebut, Imam Bukhari menggunakan kaidah-kaidah penelitian secara ilmiah dan sah yang menyebabkan keshahihan hadits-haditsnya dapat dipertanggungjawabkan. Ia berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meneliti dan menyelidiki keadaan para perawi, serta memperoleh secara pasti kesahihan hadits-hadits yang diriwayatkannya.

Imam Bukhari senantiasa membandingkan hadits-hadits yang diriwayatkan, satu dengan lainnya, menyaringnya dan memilih mana yang menurutnya paling shahih. Sehingga kitabnya merupakan batu uji dan penyaring bagi hadits-hadits tersebut. Hal ini tercermin dari perkataannya: “Aku susun kitab Al Jami’ ini yang dipilih dari 600.000 hadits selama 16 tahun.”

Banyak para ahli hadits yang berguru kepadanya, diantaranya adalah Syekh Abu Zahrah, Abu Hatim Tirmidzi, Muhammad Ibn Nasr dan Imam Muslim bin Al Hajjaj (pengarang kitab Shahih Muslim). Imam Muslim menceritakan : “Ketika Muhammad bin Ismail (Imam Bukhari) datang ke Naisabur, aku tidak pernah melihat seorang kepala daerah, para ulama dan penduduk Naisabur yang memberikan sambutan seperti apa yang mereka berikan kepadanya.” Mereka menyambut kedatangannya dari luar kota sejauh dua atau tiga marhalah (100 km), sampai-sampai Muhammad bin Yahya Az Zihli (guru Imam Bukhari) berkata : “Barang siapa hendak menyambut kedatangan Muhammad bin Ismail besok pagi, lakukanlah, sebab aku sendiri akan ikut menyambutnya.”

Penelitian Hadits

Untuk mengumpulkan dan menyeleksi hadits shahih, Bukhari menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk mengunjungi berbagai kota guna menemui para perawi hadits, mengumpulkan dan menyeleksi haditsnya. Diantara kota-kota yang disinggahinya antara lain Bashrah, Mesir, Hijaz (Mekkah, Madinah), Kufah, Baghdad sampai ke Asia Barat. Di Baghdad, Bukhari sering bertemu dan berdiskusi dengan ulama besar Imam Ahmad bin Hanbali. Dari sejumlah kota-kota itu, ia bertemu dengan 80.000 perawi. Dari merekalah beliau mengumpulkan dan menghafal satu juta hadits.

Namun tidak semua hadits yang ia hapal kemudian diriwayatkan, melainkan terlebih dahulu diseleksi dengan seleksi yang sangat ketat, diantaranya apakah sanad (riwayat) dari hadits tersebut bersambung dan apakah perawi (periwayat / pembawa) hadits itu terpercaya dan tsiqqah (kuat). Menurut Ibnu Hajar Al Asqalani, akhirnya Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami’ as-Shahih yang dikenal sebagai Shahih Bukhari.

Dalam meneliti dan menyeleksi hadits dan diskusi dengan para perawi tersebut, Imam Bukhari sangat sopan. Kritik-kritik yang ia lontarkan kepada para perawi juga cukup halus namun tajam. Kepada para perawi yang sudah jelas kebohongannya ia berkata, “perlu dipertimbangkan, para ulama meninggalkannya atau para ulama berdiam dari hal itu” sementara kepada para perawi yang haditsnya tidak jelas ia menyatakan “Haditsnya diingkari”. Bahkan banyak meninggalkan perawi yang diragukan kejujurannya. Beliau berkata “Saya meninggalkan 10.000 hadits yang diriwayatkan oleh perawi yang perlu dipertimbangkan dan meninggalkan hadits-hadits dengan jumlah yang sama atau lebih, yang diriwayatan oleh perawi yang dalam pandanganku perlu dipertimbangkan”.

Banyak para ulama atau perawi yang ditemui sehingga Bukhari banyak mencatat jati diri dan sikap mereka secara teliti dan akurat. Untuk mendapatkan keterangan yang lengkap mengenai sebuah hadits, mencek keakuratan sebuah hadits ia berkali-kali mendatangi ulama atau perawi meskipun berada di kota-kota atau negeri yang jauh seperti Baghdad, Kufah, Mesir, Syam, Hijaz seperti yang dikatakan beliau “Saya telah mengunjungi Syam, Mesir dan Jazirah masing-masing dua kali, ke Basrah empat kali menetap di Hijaz selama enam tahun dan tidak dapat dihitung berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits.”

Disela-sela kesibukannya sebagai sebagai ulama, pakar hadits, ia juga dikenal sebagai ulama dan ahli fiqih, bahkan tidak lupa dengan kegiatan kegiatan olahraga dan rekreatif seperti belajar memanah sampai mahir, bahkan menurut suatu riwayat, Imam Bukhari tidak pernah luput memanah kecuali dua kali.


Metode Imam Bukhari dalam Menulis Kitab Hadits

Sebagai intelektual muslim yang berdisiplin tinggi, Imam Bukhari dikenal sebagai pengarang kitab yang produktif. Karya-karyanya tidak hanya dalam disiplin ilmu hadits, tapi juga ilmu-ilmu lain, seperti tafsir, fikih, dan tarikh. Fatwa-fatwanya selalu menjadi pegangan umat sehingga ia menduduki derajat sebagai mujtahid mustaqil (ulama yang ijtihadnya independen), tidak terikat pada mazhab tertentu, sehingga mempunyai otoritas tersendiri dalam berpendapat dalam hal hukum.

Pendapat-pendapatnya terkadang sejalan dengan Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi, pendiri mazhab Hanafi), tetapi terkadang bisa berbeda dengan beliau. Sebagai pemikir bebas yang menguasai ribuan hadits shahih, suatu saat beliau bisa sejalan dengan Ibnu Abbas, Atha ataupun Mujahid dan bisa juga berbeda pendapat dengan mereka.

Diantara puluhan kitabnya, yang paling masyhur ialah kumpulan hadits shahih yang berjudul Al-Jami’ as-Shahih, yang belakangan lebih populer dengan sebutan Shahih Bukhari. Ada kisah unik tentang penyusunan kitab ini. Suatu malam Imam Bukhari bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw., seolah-olah Nabi Muhammad saw. berdiri dihadapannya. Imam Bukhari lalu menanyakan makna mimpi itu kepada ahli mimpi. Jawabannya adalah beliau (Imam Bukhari) akan menghancurkan dan mengikis habis kebohongan yang disertakan orang dalam sejumlah hadits Rasulullah saw. Mimpi inilah, antara lain yang mendorong beliau untuk menulis kitab “Al-Jami ‘as-Shahih”.

Dalam menyusun kitab tersebut, Imam Bukhari sangat berhati-hati. Menurut Al-Firbari, salah seorang muridnya, ia mendengar Imam Bukhari berkata. “Saya susun kitab Al-Jami’ as-Shahih ini di Masjidil Haram, Mekkah dan saya tidak mencantumkan sebuah hadits pun kecuali sesudah shalat istikharah dua rakaat memohon pertolongan kepada Allah, dan sesudah meyakini betul bahwa hadits itu benar-benar shahih”. Di Masjidil Haram-lah ia menyusun dasar pemikiran dan bab-babnya secara sistematis.

Setelah itu ia menulis mukaddimah dan pokok pokok bahasannya di Rawdah Al-Jannah, sebuah tempat antara makam Rasulullah dan mimbar di Masjid Nabawi di Madinah. Barulah setelah itu ia mengumpulkan sejumlah hadits dan menempatkannya dalam bab-bab yang sesuai. Proses penyusunan kitab ini dilakukan di dua kota suci tersebut dengan cermat dan tekun selama 16 tahun. Ia menggunakan kaidah penelitian secara ilmiah dan cukup modern sehingga hadits haditsnya dapat dipertanggung-jawabkan.

Dengan bersungguh-sungguh ia meneliti dan menyelidiki kredibilitas para perawi sehingga benar-benar memperoleh kepastian akan keshahihan hadits yang diriwayatkan. Ia juga selalu membandingkan hadits satu dengan yang lainnya, memilih dan menyaring, mana yang menurut pertimbangannya secara nalar paling shahih. Dengan demikian, kitab hadits susunan Imam Bukhari benar-benar menjadi batu uji dan penyaring bagi sejumlah hadits lainnya. “Saya tidak memuat sebuah hadits pun dalam kitab ini kecuali hadits-hadits shahih”, katanya suatu saat.

Di belakang hari, para ulama hadits menyatakan, dalam menyusun kitab Al-Jami’ as-Shahih, Imam Bukhari selalu berpegang teguh pada tingkat keshahihan paling tinggi dan tidak akan turun dari tingkat tersebut, kecuali terhadap beberapa hadits yang bukan merupakan materi pokok dari sebuah bab.

Menurut Ibnu Shalah, dalam kitab Muqaddimah, kitab Shahih Bukhari itu memuat 7275 hadits. Selain itu ada hadits-hadits yang dimuat secara berulang, dan ada 4000 hadits yang dimuat secara utuh tanpa pengulangan. Penghitungan itu juga dilakukan oleh Syekh Muhyiddin An Nawawi dalam kitab At-Taqrib. Dalam hal itu, Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kata pendahuluannya untuk kitab Fathul Bari (yakni syarah atau penjelasan atas kitab Shahih Bukhari) menulis, semua hadits shahih yang dimuat dalam Shahih Bukhari (setelah dikurangi dengan hadits yang dimuat secara berulang) sebanyak 2.602 buah. Sedangkan hadits yang mu’allaq (ada kaitan satu dengan yang lain, bersambung) namun marfu (diragukan) ada 159 buah. Adapun jumlah semua hadits shahih termasuk yang dimuat berulang sebanyak 7397 buah. Perhitungan berbeda diantara para ahli hadits tersebut dalam mengomentari kitab Shahih Bukhari semata-mata karena perbedaan pandangan mereka dalam ilmu hadits.


Terjadinya Fitnah

Muhammad bin Yahya Az-Zihli berpesan kepada para penduduk agar menghadiri dan mengikuti pengajian yang diberikannya. Ia berkata: “Pergilah kalian kepada orang alim dan saleh itu, ikuti dan dengarkan pengajiannya.” Namun tak lama kemudian ia mendapat fitnah dari orang-orang yang dengki. Mereka menuduh sang Imam sebagai orang yang berpendapat bahwa “Al-Qur’an adalah makhluk”.

Hal inilah yang menimbulkan kebencian dan kemarahan gurunya, Az-Zihli kepadanya. Kata Az-Zihli : “Barang siapa berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk, maka ia adalah ahli bid’ah. Ia tidak boleh diajak bicara dan majelisnya tidak boleh didatangi. Dan barang siapa masih mengunjungi majelisnya, curigailah dia.” Setelah adanya ultimatum tersebut, orang-orang mulai menjauhinya.

Sebenarnya, Imam Bukhari terlepas dari fitnah yang dituduhkan kepadanya itu. Diceritakan, seseorang berdiri dan mengajukan pertanyaan kepadanya: “Bagaimana pendapat Anda tentang lafadz-lafadz Al-Qur’an, makhluk ataukah bukan?” Bukhari berpaling dari orang itu dan tidak mau menjawab kendati pertanyaan itu diajukan sampai tiga kali.

Tetapi orang itu terus mendesak. Ia pun menjawab: “Al-Qur’an adalah kalam Allah, bukan makhluk, sedangkan perbuatan manusia adalah makhluk dan fitnah merupakan bid’ah.” Pendapat yang dikemukakan Imam Bukhari ini, yakni dengan membedakan antara yang dibaca dengan bacaan, adalah pendapat yang menjadi pegangan para ulama ahli tahqiq (pengambil kebijakan) dan ulama salaf. Tetapi dengki dan iri adalah buta dan tuli. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Bukhari pernah berkata : “Iman adalah perkataan dan perbuatan, bisa bertambah dan bisa berkurang. Al-Quran adalah kalam Allah, bukan makhluk. Sahabat Rasulullah SAW, yang paling utama adalah Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali. Dengan berpegang pada keimanan inilah aku hidup, aku mati dan dibangkitkan di akhirat kelak, insya Allah.” Di lain kesempatan, ia berkata: “Barang siapa menuduhku berpendapat bahwa lafadz-lafadz Al-Qur’an adalah makhluk, ia adalah pendusta.”


Wafatnya Imam Bukhari

Suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari. Isinya, meminta dirinya agar menetap di negeri itu (Samarkand). Ia pun pergi memenuhi permohonan mereka. Ketika perjalanannya sampai di Khartand, sebuah desa kecil terletak dua farsakh (sekitar 10 Km) sebelum Samarkand, ia singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi beberapa familinya. Namun disana beliau jatuh sakit selama beberapa hari. Dan Akhirnya meninggal pada tanggal 31 Agustus 870 M (256 H) pada malam Idul Fitri dalam usia 62 tahun kurang 13 hari. Beliau dimakamkan selepas Shalat Dzuhur pada Hari Raya Idul Fitri. Sebelum meninggal dunia, ia berpesan bahwa jika meninggal nanti jenazahnya agar dikafani tiga helai kain, tanpa baju dalam dan tidak memakai sorban. Pesan itu dilaksanakan dengan baik oleh masyarakat setempat. Beliau meninggal tanpa meninggalkan seorang anakpun.


DAFTAR PUSTAKA

Biografi Al-Bukhari dalam Tarikh al-Baghdad, al-Khatib 2/4-36, Tadzkirat al-Huffadh 2/122, Tahzib at Tahdzib Ibn Hajar Asqalani 9/47

http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Bukhari diakses pada tanggal 17 Desember 2011

http://id.wikipedia.org/wiki/Shahih_Bukhari diakses pada tanggal 17 Desember 2011

http://opi.110mb.com/haditsweb/sejarah/sejarah_singkat_imam_bukhari.htm diakses pada tanggal 17 Desember 2011

http://bukharimuslim.wordpress.com/riwayat-ahli-hadist/